ArtikelKabar Dhamma

Seberapa Tahukah Kamu Tentang Buddha Gotama?

Oleh: Rendy Arifin

Hari Waisak bisa dibilang adalah hari Buddha karena tiga peristiwa yang terjadi pada bulan tersebut berkaitan langsung dengan Buddha Gotama, yakni kelahiran bakal Buddha (Siddharta Gotama), Siddharta Gotama menjadi Buddha (yang sadar/tercerahkan), dan Buddha Gotama parinibbana.

Ketiga momen tersebut kita peringati atau rayakan setiap tahun dengan hikmat, damai, dan penuh keceriaan walaupun memang tahun ini agak berbeda. Kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan merayakannya melalui dunia online.

Pasang Iklan

Bertepatan dengan momen Waisak tahun ini yang mengharuskan kita untuk merayakannya di rumah, saya membagikan kuesioner tentang riwayat hidup sederhana dari Buddha Gotama. Tujuannya adalah untuk menyegarkan kembali pengetahuan kita tentang Guru Agung Buddha Gotama, terutama hal-hal sederhana tentang kehidupan dari Beliau.

Mungkin di vihara kita lebih sering menemukan topik bahasan seperti praktik Dhamma dalam kehidupan sehari-hari, motivasi diri, meditasi, hingga pembelajaran tentang Abhidhamma. Tentunya itu adalah bukan topik yang buruk dan sederhana, bisa dibilang topik yang tinggi dan bermanfaat.

Topik Riwayat Hidup Buddha Gotama mungkin saja sudah diajarkan ketika masa sekolah (bagi siswa yang mendapatkan mata pelajaran agama Buddha), dan sesekali mungkin pernah dibahas di vihara (biasanya untuk kelas sekolah minggu)

Jika Buddha adalah orangtua kita, masa sih kita lupa tanggal ulang tahunnya, masa sih kita tidak tahu nama ayah ibunya, nanti bagaimana kalau ada orang lain bertanya? Topik Riwayat Hidup Buddha Gotama nampak sederhana tapi termasuk salah satu topik yang penting bagi umat Buddha.

Kuesioner ini dibagikan pada tanggal 17 Mei 2020 dengan link sebagai berikut: https://forms.gle/QUDAZb8hjisaXRiy5

Hingga tanggal 27 Mei 2020, kuesioner ini telah diisi oleh 142 responden dari beberapa provinsi, diantaranya DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Lampung, Bangka Belitung, dan Kalimantan Selatan.

Usia responden yang mengisi kuesioner
Grafik 1 – Usia responden yang mengisi kuesioner

Usia responden juga beragam. Paling banyak berada pada rentang usia 15-19 tahun dengan total 53 responden, disusul rentang usia 20-24 tahun dengan total 26 responden. Dari grafik di atas, mayoritas responden adalah kaum muda. Lalu, bagaimanakah dengan nilainya?

Nilai rata-rata responden berdasarkan usia
Grafik 2 – Nilai rata-rata responden berdasarkan usia

Berdasarkan grafik di atas, kita bisa melihat bahwa rentang usia 25 tahun sampai 40 tahun memiliki nilai rata-rata yang lebih baik dibandingkan rentang usia di bawahnya. Usia di atas 40 tahun tidak dapat menjadi acuan karena hanya 1 responden yang mengisi kuesioner.

Seharusnya usia di bawah 20 tahun memiliki nilai rata-rata yang lebih baik ketimbang usia lainnya karena mereka mendapatkan materi Riwayat Hidup Buddha Gotama secara bertahap di sekolah dan mungkin juga mendapatkannya di vihara. Lalu, berapa banyak kah yang mendapatkan nilai sempurna?

Hasil (Score) Kuesioner
Grafik 3 – Hasil (Score) Kuesioner

Dari total 142 responden yang mengisi kuesioner, hanya 25 responden yang berhasil mendapatkan nilai 100. Itu berarti hanya sekitar 17 persen responden yang dapat menjawab pertanyaan sederhana tentang Riwayat Hidup Buddha Gotama dengan nilai sempurna. Sebelas responden pada rentang usia 20-40 tahun dan 14 responden pada rentang usia 9-19 tahun.

Selain itu, 43 responden atau sekitar 30 persen responden mendapatkan nilai 92-96. Memang hanya 9 persen responden yang mendapatkan nilai di bawah 70 tapi rentang usia mereka masih di bawah 20 tahun atau masih usia sekolah. Semoga ulasan tentang Riwayat Hidup Buddha Gotama dapat ditingkatkan, baik di sekolah maupun di vihara.

Hasil (Score) Kuesioner
Grafik 4 – Hasil (Score) Kuesioner

Dari total keseluruhan, 68 responden mendapatkan nilai 90-100 atau sekitar 48 persen dan 43 responden mendapatkan nilai 80-89 atau sekitar 30 persen. Sebenarnya, hasil ini sudah tergolong baik dengan sekitar 78 persen responden dapat mengisi soal Riwayat Hidup Buddha Gotama dengan nilai yang baik.

Kuesioner ini hanya merupakan gambaran kecil pengetahuan umat Buddha tentang Riwayat Hidup Buddha Gotama. Semuanya kembali lagi kepada individu masing-masing. Semoga para bhikkhu, guru, dan dharmaduta tetap mengajarkan Riwayat Hidup Buddha Gotama kepada umat Buddha sehingga nantinya tidak ada kata “lupa” atau “tidak tahu” tentang gurunya sendiri.

Terima kasih kepada semua responden yang telah berpartisipasi dalam kuesioner kali ini.

Komentar via Facebook

Tags
Close