ArtikelKabar Dhamma

Peduli dan Cinta Tanah Air? Waisak di Rumah aja

Oleh: Priski Setiawan

Sebentar lagi umat Buddha akan merayakan peringatan Waisak 2564 BE/2020 tepat pada 7 Mei 2020. Namun, pada tahun 2020 ini perayaan peringatan Waisak dilaksanakan dengan suasana yang berbeda tanpa mengurangi nilai-nilai kebajikan yang dilakukan. Dimana umat Buddha di himbau untuk melakukan peringatan Waisak dirumah masing-masing. 

Hari Raya Waisak sendiri dikalangan umat Buddha sering disebut dengan hari raya Trisuci Waisak. Disebut demikian karena pada hari Waisak terjadi tiga peristiwa penting, yakni kelahiran Pangeran Sidhartha Gautama, tercapainya penerangan sempurna oleh Pertapa Gautama, dan mangkatnya sang Buddha Gautama. Tiga kejadian tersebut yaitu kelahiran, penerangan, kematian terjadi pada hari yang sama ketika bulan purnama di bulan Waisak.

Pasang Iklan

Waisak perayaan hari besar agama Buddha yang diperingati oleh umat Buddha di seluruh Indonesia, dengan memperingati waisak dari rumah masing-masing merupakan sebagai bentuk rasa cinta tanah air dan kepedulian kepada negara Indonesia tercinta. Seiring dengan datangnya Waisak yang membawa pesan untuk ikut menumbuh kembangkan kepedulian dan cinta kasih kepada sesama, sebagai wujud aktualisasi nilai-nilai kemanusiaan, marilah kita kembali menjadikan kesadaran dengan beribadah dari rumah sebagai motivasi untuk lebih menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur kemanusiaan dalam kehidupan bersama demi mewujudkan masyarakat yang sehat, bahagia dan sejahtera. 

Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 ini nilai-nilai kemanusiaan sangat diperlukan. Gotong royong adalah memperlakukan orang dengan setara karena senasib dan sepenanggungan tanpa melihat suku, agama, ras dan golongan. Bahu-membahu bersama lawan Covid-19 dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing. Salah satunya beribadah dari rumah. Maka dengan melaksanakan peringatan Waisak di Rumah aja, dapat memutus mata rantai Covid – 19 dan mari bersama merenungkan sifat-sifat luhur Buddha serta memancarkan cinta kasih kepada sesama makhluk agar Covid – 19 segera berlalu. 

Perayaan Tri Suci Waisak juga salah satu yang ditekankan adalah bahwa nilai-nilai agama Buddha yang terdapat dalam filosofi kebangsaan untuk mempersatukan negara republik Indonesia, tentunya juga harus ditegakan di bumi Nusantara. Walaupun  berbeda suku, agama, ras dan golongan tetapi tetap satu didalam wadah Pancasila sebagai ideologi negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai moto Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Melihat momentum waisak merupakan saat yang tepat bagi semua umat Buddha untuk lebih memfokuskan diri untuk beribadah dirumah dan berupaya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang perjalanan spiritual sang Buddha hingga mendapatkan pencerahan demi kebahagiaan semua makhluk. Dalam pemahaman saya, manakala kita dapat mengambil nilai positif dan semangat keteladanan sang Buddha, umat Buddha akan dapat memberikan kontribusi yang besar untuk menghadapi tantangan kehidupan yang senantiasa mewarnai kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan saat pandemi Covid-19 melanda negara Indonesia  tercinta.

 

Komentar via Facebook

Close