BeritaDaerah

PC HIKMAHBUDHI Mataram Gelar Buddhist Inside XVI dan Harlah Ke-19

Oleh: PC HIKMAHBUDHI Mataram

Pada hari Sabtu-Minggu, 26-27 Desember 2020 PC HIKMAHBUDHI Mataram mengadakan Buddhist Inside ke-16. Buddhist Inside (BI) adalah salah satu tahapan kaderisasi HIKMAHBUDHI di tingkat cabang untuk rekrutmen anggota baru. Buddhist Inside yang mengangkat tema “Optimalisasi Peran Mahasiswa Buddhist Di Era New Normal” ini bertempat di Vihara Vanna Sabha Lokha, Jeliman Ireng, Lombok Utara. Peserta yang mengikuti BI ini sebanyak 35 mahasiswa/i baru. Adapun peserta dari BI ini adalah mahasiswa/i yang berasal dari Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat dan Sumbawa.

Pasang Iklan

Dalam pembukaan dihadiri oleh Dirintelkam Polda NTB, Sekjend PP HIKMAHBUDHI, Ketua Permabudhi NTB, Senior dan Alumni HIKMAHBUDHI Mataram, Organisasi Majelis, OKP Cipayung Plus, OKP Kepemudaan Buddhis, Kepala Dusun, Dayakhasaba Vihara, serta pengurus dan anggota PC HIKMAHBUDHI Mataram. Pembukaan ini dihelat dengan tetap menggunakan protokol kesehatan covid-19 dan diadakan secara sederhana.

Dalam sambutan, Ketua PC HIKMAHBUDHI Mataram Buyu Handoyo mengungkapkan bahwa Buddhist Inside adalah kegiatan kaderisasi HIKMAHBUDHI tingkat cabang untuk mempertemukan semua mahasiswa/i Buddhis lintas kampus yang ada di NTB. “Kita adalah generasi penerus penjaga keutuhan bangsa. Kita boleh kalah dari sisi kuantitas tapi kita harus menang secara kualitas”, tegasnya.

Sementara Sekjend PP HIKMAHBUDHI, Bebin Adi Darma menegaskan bahwa HIKMAHBUDHI adalah miniatur Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika karena di dalam HIKMAHBUDHI terdapat berbagai macam sekte, suku bahkan etnis. Karena itu setiap kader HIKMAHBUDHI harus mampu berpikir inklusif dan mampu menjaga semangat persaudaraan dan persatuan sebagai sesama komunitas Buddhis dan anak bangsa. Bebin juga menyorot fenomena “post-truth” yang jika tidak dihadapi dengan sadar dan bernalar dapat menciptakan perpecahan terutama dari sisi media sosial. “Anak muda sudah sangat pandai bermedia sosial, pesan saya jadilah mahasiswa yang mampu memproduksi dan menyebarkan kebenaran. Tingkatkan literasi dan berpikir bijak dalam setiap situasi”, terangnya.

Direktur Intelkam Polda NTB, Kombes Pol. Drs. Susilo Rahayu Arianto berpesan kepada mahasiswa Buddhis untuk menjadi garda terdepan menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa. Mahasiswa Buddhis harus mampu memaksimalkan perannya menciptakan perdamaian dan ketertiban. “HIKMAHBUDHI sebagai bagian dari Bangsa ini harus menjaga Pancasila dan kesatuan nasional”, imbuhnya.

Buddhist Inside ini pun dirangkai dengan Harlah HIKMAHBUDHI Mataram yang ke 19 tahun. Harlah ini dihadiri langsung oleh ketua pertama PC HIKMAHBUDHI Mataram Putu Milka Suhardana, inisiator pembentukan Japra Saparindi, ketua ke-3 Sukman, Sekjend ke-4 Buyung Darmaji, Sekjend ke-6 Gatot Subrata, alumni Opin Susbandoro beserta senior alumni yang lainnya. Putu Milka menyampaikan rasa bangga kepada segenap kader-kader penerus HIKMAHBUDHI Mataram karena mampu menjaga himpunan hingga pada usia ke-19. Beliau berpesan agar kader-kader HIKMAHBUDHI terus mengembangkan diri di dalam organisasi HIKMAHBUDHI.

Komentar via Facebook

Close