ArtikelBeritaNasional

HIKMAHBUDHI Mengabdi 49 tahun untuk Bangsa dan Dharma

Oleh: Ari Sutrisno

Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia disingkat HIKMAHBUDHI adalah organisasi mahasiswa Buddhis nasional di Indonesia. Berawal dari sebuah majalah bernama Hikmahbudhi yang digerakkan oleh mahasiswa Buddhis di Djakarta era 70-an. Majalah ini adalah terbitan Keluarga Mahasiswa Buddhis Djakarta (KMBD) kelak menyesuaikan perkembangan EYD menjadi Keluarga Mahasiswa Buddhis Jakarta (KMBJ).

Pemilihan nama majalah menyiratkan visi mahasiswa Buddhis pada masa itu, untuk membentuk suatu wadah nasional bagi mahasiswa Buddhis suatu saat kelak. Majalah yang terbit sejak 16 Mei 1971 tersebut, merupakan majalah Buddhis tertua yang masih eksis hingga hari ini di Indonesia.

Pasang Iklan

Kelahiran Majalah Hikmahbudhi juga ditetapkan sebagai hari kelahiran HIKMAHBUDHI, karena memang sebagaimana disebutkan di atas, visi mahasiswa Buddhis era 70-an saat menerbitkan Majalah Hikmahbudhi adalah sebagai langkah pertama menuju pembentukan organisasi mahasiswa Buddhis tingkat nasional dengan nama Himpunan Keluarga Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI).

Aktivitas organisasi ini pada awalnya lebih banyak pada ruang lingkup internal Buddhis, dan kegiatan-kegiatan sosial karitatif. Namun pada era 90-an, diadakan reorientasi dan dimulailah proses perubahan yang tampak dari konten majalah Hikmahbudhi yang lebih progresif dan berorientasi kebangsaan. Sejak era tersebut, HIKMAHBUDHI juga bergerak secara aktif sebagai organisasi Mahasiswa Buddhis di tingkat nasional dan berinteraksi secara intens dengan berbagai organisasi mahasiswa lainnya.

Usia organisasi kini tak lagi muda, HIKMAHBUDHI kini hampir menempuh 5 dekade yang merupakan perjalanan  panjang dan patut mendapatkan apresiasi. Beberapa badai, hempasan gelombang sempat menghantam organisasi ini, namun dengan tetap tenang dan sadar HIKMAHBUDHI tetap kuat berdiri kokoh. Organisasi terus berbenah setiap saat visi-misi ditetapkan dan dijadikan motivasi untuk terus bekerja keras dan berinovasi layaknya mahasiswa pergerakan yang selalu memperjuangkan kepentingan orang banyak.

Kini, 49 tahun sudah HIKMAHBUDHI berdiri berada di tengah-tengah masyarakat. Sudah saatnya seluruh kader HIKMAHBUDHI selalu bangun dan sadar dengan gerakan-gerakan yang memperjuangkan nilai-nilai kebenaran, keadilan dan mewujudkan perdamaian untuk terbebasnya penderitaan sesuai dengan realitas saat ini. Dengan kecerdasan dan daya kritis yang dimiliki, saya yakin para kader HIKMAHBUDHI dapat terus membaca realitas sosial masyarakat dan mampu untuk menerjemahkan dalam pergerakannya.

Sebagai bagian dari elemen bangsa, tentu kita juga harus memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat dalam perubahan ke arah yang lebih baik. Setia pada tujuan gerakan yaitu memperjuangkan kepentingan rakyat, mengawal, dan mengkritisi kebijakan pemerintah merupakan tugas bagi para kaum Gerakan termasuk HIKMAHBUDHI. Jangan sampai terpeleset dalam kilau kekuasan dan ambisi.

Dengan tema “Mengabdi untuk Bangsa dan Dharma”, HIKMAHBUDHI merayakan peringatan Ulang Tahunnya yang ke-49 tahun dengan sederhana di tengah kondisi bangsa yang sedang mendapatkan musibah pandemi covid-19. Pembacaan Doa Bersama yang dipimpin oleh para Bhikkhu Sangha dari berbagai Mahzab merupakan salah satu kegiatan sederhana yang organisasi lakukan. Pembacaan doa ini merupakan rasa syukur kami kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga cara kami untuk ikut mendoaakan seluruh mahkluk untuk terbebas dari penderitaan.

Selain itu, umur 49 tahun yang tidak lagi muda ini memerlukan langkah besar dalam mencapai visi misi besar HIKMAHBUDHI yang belum sepenuhnya tercapai. Transformasi organisasi juga diperlukan untuk mengubah pola pikir dan gerakan para kader mahasiswa buddhis agar tetap berjuang dan mengabdi bagi bangsa dan dharma.

Peringatan hari ulang tahun yang hampir menembus setengah abad ini diharapkan menjadi titik awal untuk menjadi organisasi yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya, dapat berperan langsung dalam pengabdian bagi masyarakat bangsa dan dharma, dan pada akhirnya tetap berada dalam jalur gerakan berkesadaran. Semoga HIKMAHBUDHI dapat terus melahirkan kader-kader terbaik untuk komunitas, bangsa, dan negara.

Appamadena Sampadetha

Berjuanglah dengan Sungguh-Sungguh

Komentar via Facebook

Tags
Close